Sat. Jun 19th, 2021
perusahaan trucking 1

Saat ini Indonesia masih memiliki tingkat impor yang jauh lebih tinggi dari pada ekspor. Maka dari itu kita sebagai warga Indonesia dianjurkan bisa membuat atau menjual barang hasil alam ke luar negeri agar dapat mengimbangi angka impor yang cukup tinggi tersebut. Ekspor sangat erat kaitannya dengan perusahaan trucking, jasa ekspedisi, juga petani dan hasil alam. Sayangnya banyak sekali petani dan pedagang kecil yang kurang sejahtera mengingat harga hasil tani mereka cenderung kecil di dalam negeri. Maka dari itu apabila mereka bisa menjual produk mereka ke luar negeri tentu mereka akan mendapatkan untung yang jauh lebih besar. Lalu kira-kira bagaimana proses pengiriman barang dari desa? Berikut gambaran umum prosesnya.

  1. Memiliki Produk

Produk adalah syarat utama kamu dalam melakukan pengiriman barang. Produk yang di pilih harus memiliki pasar juga minat yang cukup banyak di luar negeri. Kemudian kamu juga harus tau di daerah mana produk tersebut tersimpan, kamu akan membutuhkan effort yang lebih banyak apabila produk tersebut berada di daerah terpencil dan jauh dari pelabuhan. Maka dari itu produk merupakan faktor utama kamu dalam menentukan proses pengiriman barang.

 

  1. Mencari Buyer

Setelah kamu memiliki produk yang kamu yakini, selanjutnya adalah mencari pembeli. Mencari pembeli dapat di raih dengan berbagai macam cara dan salah satu cara yang termudah adalah melalui sarana digital. Banyak saat ini marketplace atau forum yang menghubungkan antara luar negeri dengan penduduk lokal guna mempermudah mereka dalam memperoleh barang yang mereka inginkan. Melalui hal tersebut kamu bisa mencari atau menawarkan produk kamu. Kamu juga bisa memasang foto produk kamu di website tersebut.

 

  1. Menghubungi Pihak Ekspedisi

perusahaan trucking 2

Setelah kamu sudah menemukan buyer, kamu akan melakukan kesepakatan atas jenis, detail, kuantitas juga kualitas yang mereka cari dan dapat kamu berikan. Setelah ke dua belah pihak sepakat, baru kamu bisa menghubungi ekspedisi untuk menjemput barang ke tempat produk yang nanti akan di angkut menggunakan container. Di sini kamu harus memberikan info akan kondisi jalan dan akses masuk kepada pihak ekspedisi agar apabila tempat produksi tersebut memiliki kondisi yang kurang memungkinkan pihak ekspedisi bisa mencari alternatif dalam mengangkut barang, mengingat pihak ekspedisi pasti menggunakan truck untuk mengangkut cargo.

 

  1. Mengantarkan Ke Pelabuhan

Dalam proses pengangkutan barang dan juga perjalanan terdapat banyak sekali dokumen yang harus di siapkan, akan tetapi jangan khawatir karena pihak ekspedisi lah yang mengatur hal tersebut. Setelah proses dokumentasi dan pengangkutan barang selesai barulah truck tersebut mengantarkan ke pelabuhan. Untuk mendapatkan harga yang terbaik cari pelabuhan yang paling dekat dengan tempat produksi barang agar tidak memiliki jarak yang terlalu jauh. Setelah itu mereka akan mengantarkan barang menuju pelabuhan tujuan dalam kurun waktu tertentu.

Itu adalah gambaran sederhana pengiriman barang dari tempat produksi hingga ke pelabuhan. Tidak jarang sebagai eksportir menemukan tempat produksi barang yang jauh dari tempat tinggal, maka dari itu banyak orang yang menyewa rental mobil bulanan yang digunakan sebagai transportasi mereka.