Perawatan Larva Ikan Gabus

Kalian pernah mendengar ataupun makan ikan gabus atau toman? Nah kalau kalian pernah pasti sudah tahu tentang ikan air tawar satu ini. ikan gabus ini biasa hidup di perairan tawar. Ikan ini juga menduduki rantai makanan paling atas karena dikenal dengan ganasnya.

Ikan ini sering memangsa ikan – ikan kecil di sekitar habitatnya seperti kutipan kami dari https://agrarindo.com/ . Jadi wajar saja kalau ikan ini bisanya menjadi hama untuk budidaya ikan – ikan air tawar lainnya. Walaupun banyak yang bilang ikan gabus menjadi hama, ternyata ikan ini bisa dibudidayakan juga loh.

Salah satu dari warga lamongan contohnya, yang sengaja membudidayakan ikan gabus ini. Bapak Zain Wahid, pria asal lamongan inilah yang mencoba untuk budidaya ikan gabus. Sulit bukan berarti hal yang mustahil menurut pria ini.

Melihat buasnya ikan gabus emang cocok jika dibilang ini hal yang sulit. Peluang inilah yang dijadikan suatu usaha yang membuahkan hasil yang maksimal. Banyak juga masyarakat yang doyan mengonsumsi ikan gabus.

Di artikel ini, aku akan mengulas dan menjelaskan beberapa tips dan cara untuk budidaya ikan gabus. Simak ya dibawah!

Perawatan Larva Ikan Gabus

 

Setelah kamu melalui proses penetasan telur, langkah selanjutnya adalah kamu lakukan perawatan pada larva ikan gabus. Untuk tempat larva ikan gabus, kamu bisa gunakan aquarium lagi untuk meletakkan larva ikan dan memudahkan kamu mengontrol larva tersebut.

Dalam budidaya ikan gabus ini kamu bisa membiarkan larva ikan hidup dari umur 2 hari sampai 15 hari, dengan perbandingan airnya 5 larva ikan per satu liter air.

Nah ingat loh, kamu jangan langsung kasih makan telur ikan yang bary menetas. Biarkan dulu larvanya hidup selama 2 hari karena larva – larva masih memiliki cadangan makanan kok.

Saat larva – larva berumur 2 sampai 15 hari, kamu harus rutin mengontrol, kasih makanan, kamu juga bisa kasih makanan ke larva 3 kali sehari. Hal ini sangat penting untuk nutrisi dan tumbuh kembang larva ikan.

Kamu juga harus perhatikan untuk kondisi air aquarium, kalau air sudah mulai kotor segera lakukan penggantian air. Kamu berhati – hati jangan sampai larva ikan ikut terbuang dalam air kotornya.

Proses Penebaran Benih

 

Ukuran ideal benih ikan gabus yang akan kamu tebar adalah 8 sampai 13 centimeter. Benih ikan gabus bisa kamu langsung tebar di kantong jaring apung pada pagi atau sore hari. Sebelum meletakkan benih ke dalam kantong apung biarkan dulu sekitar 15 menit untuk benih adaptasi.

Kemudian kamu bisa langsung menaruh benih ikan secara perlahan. Proses pembesaran ikan gabus ini di kantong jaring apung umumnya sekitar 10 ekor benih ikan per meter kubik. Jadinya, kantong jaring apung memiliki ukuran 7 X 7 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter.