Komponen dan Cara Kerja Meteran air

Meteran air ini terdiri dari body yang terkoneksi dengan pipa pdam, sensor yang berupa turbin dan indikator yang cara kerjanya menggunakan priinsip mechanical register. Aliran air dari pipa menuju body water meter 2 inch ini akan membuat sensor yang berupa turbin berputar yang diteruskan ke indikator sehingga ada gerakan angka yang menunjukan banyaknya air yang mengalir.

Komponen dari meteran air harusnya terbuat dari material yang tidak mudah berkarat dan tidak beracun serta tahan lama seperti terbuat dari material brass, non metal/plastic atau cast iron. Untuk komponen body ini ukuranya berbeda tergantung pada kapasitas meteran air makin besar kapasitasnya maka ukuran boduy akan makin besar.

Body metran air mempunyai dua lubang yang merupakan lubang masuknya ir dan lubang keluaran yang menuju ke pipa pelaanggan. Metran air mempunyai indicator yang posisinya berada diatas body, antara indicator dan ruang aliran air pada body yang menggerakan sensor atau turbin di lengkapi dengan seal yang mencegah air masuk kedalam ruang indicator.

Kebocoran dari ruangan tersebut mengakibatkan performa meteran air akan menurun atau bisa merusak alat meteran air. Kalo dilihat indicator meteran air jenis mechanical register biasanya ada 2 putaran jarum yang cepat dan lambat.

Dimana putaran cepat menunjukan satuan unit kecil atau per sepuluh dan putaran lambat menunjukan pengukuran unit besar atau satu satuan. dimana satuan kecil bis aberupa liter atau persepuluh meter kubik dan putaran lambat bisa menunjukan jumlah kubikasi meter jumlah air yang mengalir lewat water meter.