Tue. Nov 24th, 2020
Ini Gejala Alergi Makanan dan Penyebabnya

Saat Anda merasa gatal setelah makan makanan tertentu, Anda mungkin mengira Anda alergi makanan. Namun, penting untuk dipahami bahwa tidak semua makanan bisa menyebabkan alergi. Di sisi lain, gejala alergi makanan tidak terbatas pada rasa gatal.

Alergi makanan adalah reaksi sistem kekebalan yang terjadi segera setelah makan makanan tertentu. Gejala alergi ini mungkin Anda alami saat pertama kali mengonsumsi makanan yang Anda nikmati, namun alergi juga bisa muncul pada makanan yang pernah Anda makan sebelumnya namun belum pernah menimbulkan reaksi alergi sebelumnya.

Alergi makanan biasanya terjadi pada anak-anak karena sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang. Namun, ada kemungkinan kasus ini terjadi pada orang dewasa.

Gejala alergi makanan mudah dikenali

Saat Anda mengonsumsi makanan yang menyebabkan alergi, reaksi alergi akan muncul dalam beberapa menit atau jam setelah makanan tersebut masuk ke dalam tubuh Anda. Namun, setiap orang dapat menunjukkan gejala alergi makanan secara berbeda.

Pada sebagian orang, gejala alergi makanan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman. Tapi bagi yang lain, itu bisa mematikan dan mengancam nyawa.

Berikut beberapa gejala alergi makanan yang umum:

  • Munculnya kesemutan di mulut
  • Sensasi terbakar di bibir dan mulut
  • Bibir dan wajah mungkin bengkak
  • Gatal
  • Bintik merah di kulit
  • Bersin
  • Mual
  • Diare
  • Pilek
  • Mata berair

Sedangkan jika alergi makanan yang Anda alami sudah parah, Anda akan berada pada kondisi yang disebut anafilaksis. Beberapa gejala anafilaksis yang mungkin Anda kenali antara lain:

  • Tekanan darah turun tajam
  • Denyut jantung
  • Bintik merah muncul di kulit yang bisa menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh
  • Munculnya gangguan pernafasan (misalnya sesak nafas) yang bisa memburuk dengan cepat
  • Tenggorokan gatal
  • Bersin
  • Mata berair
  • Detak jantung tajam dan tidak teratur (takikardia)
  • Tenggorokan, bibir, mulut dan wajah secara keseluruhan membengkak dengan cepat
  • Mual dan muntah
  • Kehilangan kesadaran (pingsan).

Dalam beberapa kasus, orang dengan gejala di atas akan mengira dirinya memiliki alergi makanan. Padahal, gejala-gejala yang disebutkan di atas juga bisa mengindikasikan masalah kesehatan yang lebih serius, yakni intoleransi makanan.

Berbeda dengan alergi, intoleransi makanan bukanlah akibat dari reaksi sistem imun, tetapi kurangnya enzim pada system pencernaan pada saat mencerna zat tertentu (misalnya saja pada intoleransi laktosa). Ada juga, kondisi lain yang mirip dengan reaksi alergi merupakan sindrom iritasi usus hingga faktor psikologis. Untuk mengetahui apakah Anda memiliki intoleransi makanan atau alergi, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Bagaimana mencegah alergi makanan

Setelah mengetahui berbagai gejala alergi makanan yang disebutkan di atas, ia pun mengetahui cara mencegah alergi makanan. Hal ini dilakukan untuk menghindari berbagai gejala alergi makanan yang sangat mengganggu.

Baca label makanan

Meskipun Anda tidak alergi terhadap makanan yang Anda beli, makanan tersebut mungkin mengandung bahan-bahan yang dapat memicu alergi pada tubuh Anda. Itulah mengapa Anda harus sering membaca label makanan sebelum membelinya.

Kenali gejala alergi makanan pada tubuh

Dengan mengetahui berbagai gejala alergi makanan pada tubuh, Anda bisa mengetahui makanan penyebab alergi. Dengan cara ini, tentunya Anda bisa membuat daftar makanan yang harus dihindari.