Diet DASH Untuk Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

diet DASH untuk penyakit tekanan darah tinggii

Salah satu penyakit yang banyak berkaitan dengan pola makan adalah hipertensi. Pasien hipertensi akan sangat rentan mengalami kenaikan tekanan darah ketika mengonsumsi makanan yang sifatnya memicu. Dan karenanya penting untuk mencoba diet DASH. Apa Sebenarnya diet ini dan sejauh mana efektivitasnya?

Pola Makan Dan Tekanan Darah Tinggi

Pola makan pada dasarnya memang selalu berperan dengan kesehatan. Semakin baik dan berimbang pola makan yang kita jalankan, semakin sehat tubuh kita. Semakin buruk keseimbangan pola makan yang kita lakukan, semakin rentan tubuh kita untuk sakit.

Prinsip ini berlaku pada penyakit tekanan darah tinggi. Penyakit ini berkaitan dengan kebiasaan makan dan minum kita yang kaya akan garam dan kolesterol. Garam menjadikan tubuh kita mengalami ketidak seimbangan elektrolit dan konsentrasi natrium dalam darah. Ini akan menyebabkan darah menjadi lebih kental dari seharusnya.

Sementara itu, kolesterol yang berlebihan dalam tubuh juga akan berbahaya. Kolesterol berlebihan ini akan menyebabkan terbentuknya plak pada pembuluh darah. Plak yang akan menyumbat sirkulasi darah dan menyebabkan kerusakan pembuluh darah.

Di sisi lain, kolesterol juga menyebabkan detak jantung bekerja dengan lebih berat dan tidak teratur. Kondisi yang mungkin menyebabkan daya pacu jantung dalam memompa darah akan terganggu.

Berangkat dari fakta inilah mengapa diet DASH direkomendasikan. Diet ini akan membantu Anda menormalkan tekanan darah tinggi secara alamiah. Sehingga kita tidak selalu harus bergantung pada obat. Sementara kebanyakan pasien hipertensi memang akan memiliki ketergantungan tinggi dengan obat.

Bagaimana Diet DASH Bekerja?

Diet DASH adalah kependekan dari Dietary Approach to Stop Hypertension. Tujuan utama dari diet ini adalah membantu mengendalikan tekanan darah. Menjaga tekanan darah untuk tidak terlalu tinggi.

Pada dasarnya diet ini tidak bertujuan utama untuk menurunkan berat badan. Jadi tidak ada pengaturan kalori ketat sebagaimana kebanyakan diet. Alih-alih mengatur kalori yang masuk, diet ini lebih menekankan pada jenis asupan yang kita konsumsi. Meski kadang pelaku diet ini juga akan merasakan sedikit penurunan berat badan.

Diet DASH biasanya baru kentara hasilnya setelah 2 pekan. Di sini diet akan bekerja dalam dua aspek, yakni mengendalikan kadar kolesterol dan garam dalam tubuh. Sekaligus memperbaiki fungsi jantung dan mengatasi kerusakan pembuluh darah yang sudah terjadi.

Bagaimana Diet DASH Dijalankan?

Diet DASH mematok pola makan dengan lebih seimbang dan sehat. Bukan mengelola penurunan asupan kalori. Jadi, diet DASH mengijinkan Anda untuk tetap kenyang namun dengan cara yang sehat.

Bagaimana tepatnya menu dalam diet DASH ini?

Diet ini mengedepankan sayuran dan buah sebagai asupan yang tidak boleh ditinggalkan. Sayuran dan buah adalah paket lengkap dari makanan kaya vitamin, mineral dan sejumlah unsur fitokimia yang di antaranya akan bekerja sebagai antihipertensi.

Unsur dalam sayuran buah menjadi senjata utama dalam menurunkan kolesterol dan memulihkan kerusakan pada otot jantung dan dinding pembuluh darah. Biasanya untuk mendapatkan hasil optimal, Anda akan disarankan mengonsumsi karbohidrat kompleks.

Karena karbohidrat kompleks kaya akan serat yang akan membantu mengikat kolesterol untuk dibawa keluar menuju usus besar sehingga tidak sempat terserap tubuh. Ini akan membantu tubuh mengendalikan penyerapan kolesterol.

Sementara itu, tubuh akan mendapatkan asupan protein dan lemak dengan cara yang lebih sehat. Mulai dari produk ikan ikanan yang kaya asam lemak omega 3 yang baik untuk jantung dan mengandung kolesterol baik lebih tinggi. Disusul pula dengan kacang kacangan dan biji bijian yang mengandung lemak dan protein nabati.

Di sisi lain, Anda akan diminta kendalikan asupan lemak, gula, daging merah dan produk susu beserta turunannya. Susu rendah lemak bisa menjadi opsi lebih aman, demikian pula dengan yoghurt. Kurang asupan garam pada level minimal.

Sementara diet DASH cukup mentoleransi asupan teh, kopi dan alkohol dalam batas wajar. Rempah dan rimpang menjadi pilihan bumbu yang juga diperbolehkan untuk dikonsumsi. Karena secara klinis bahan bahan tersebut memiliki manfaat untuk tekanan darah tinggi.