Fri. May 14th, 2021

Jika kamu mencari kredit online cicilan bulanan terutama yang punya bunga di bawah 3 persen, perlu waspada dan berhati-hati terlebih dahulu. Alasannya karena beberapa fintech menerapkan kebijakan berbeda-beda.

Selain itu, ada juga fintech yang menginformasikan bunga tahunan bukan bunga harian ataupun bunga bulanan sehingga terkesan lebih rendah dari bunga harian atau bunga bulanan. Lalu seperti apa sebenarnya beberapa kredit online tersebut dalam mendeskripsikan bunga rendah sesuai dengan produknya. Kita simak sama-sama penjelasan ringkasnya berikut ini ya.

1. Kredivo

Suku bunganya paling rendah di antara kredit online sejenis. Kredivo memberikan bunga 2,6% per bulan, dan flat. Semua biaya transparan dan dapat diakses lewat website atau aplikasi resminya yang dapat diunduh lewat Google Play Store maupun App Store dengan mudah. Namun, bunga tersebut belum termasuk biaya admin sebesar 6% yang akan dipotong dari jumlah pinjaman 1x di awal saja.

Pinjaman yang bisa diajukan mulai dari Rp500 ribu sampai dengan di atas Rp1 juta. Kredivo bahkan bisa memberikan limit kredit sampai dengan Rp30 juta. Yang pasti, Kredivo sudah terdaftar dan memiliki izin operasional resmi dari Otoritas Jasa Keuangan.  

Syarat untuk mendaftar cukup mudah yaitu punya penghasilan minimal Rp3 juta saja. Kredivo mirip seperti layanan kartu kredit yang kini bisa digunakan transaksi baik secara online maupun offline. Beberapa merchant yang sudah bekerja sama seperti IKEA, MCD, Erafone, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Lazada, JD.ID dan ribuan merchant lainnya.

2. Jenius Flexi Cash

Bunganya ada di kisaran antara 1,75% sampai dengan 2,25% per bulan. Produk dari bank BTPN ini memang menyasar anak muda atau generasi milenial yang sudah memiliki penghasilan bulanan. Kredit limit yang diberikan bisa mencapai Rp50 juta per member.

Namun jenis flexi cash ini dikhususkan untuk dana darurat sehingga bunganya pun akan mengikuti faktor risiko masing-masing member sehingga akan disesuaikan lagi pada nantinya. Minimal penarikan dana sebesar Rp500 ribu.

3. Tunaiku Bank Amar

Produk fintech dari Bank Amar ini memberikan pinjaman online dengan besaran kredit mulai dari Rp2 juta sampai dengan Rp20 juta. Bunganya antara 3% sampai dengan 4% per bulan dengan tenor maksimal sampai dengan 20 bulan.

Sebagai simulasi jika kamu meminjam uang sebesar Rp2 juta selama 6 bulan, maka cicilan yang dibayarkan setiap bulannya sebesar Rp482 ribuan. Untuk prosesnya sendiri dikenakan biaya admin di muka sebesar Rp540 ribu satu kali. 

4. Digibank KTA Instan

Meskipun dikenal sebagai lembaga keuangan konvensional, kini bank pun merambah pada produk digital seperti Digibank yang memiliki produk KTA Instan. Bunga yang ditetapkan antara 0,95% sampai dengan 2,99% per bulan dengan tenor minimal 6 bulan dan maksimal sampai dengan 36 bulan.

Kredit limit yang diberikan mencapai Rp30 juta. Namun, seperti halnya sebuah bank, untuk menggunakan manfaat tersebut kamu akan dikenakan biaya admin sebesar Rp200 ribu sampai dengan Rp399 ribu dengan tambahan biaya per tahun sampai dengan 1,75% dari total pinjaman. Produk ini bisa kamu dapatkan lewat aplikasi DBS Digibank.

5. Easycash

Aplikasi kredit online ini, cicilannya bisa dibayarkan per bulan. Kredit limit yang diberikan mulai dari Rp200 ribu sampai dengan Rp10 juta per member. Untuk tenornya sendiri mulai dari 93 hari atau tiga bulan sampai dengan 180 hari atau enam bulan. 

Easycash mengklaim tidak ada biaya manajemen dengan ketentuan suku bunga maksimal sebesar 24% per tahun. Asumsinya jika 24% dibagi ke dalam 12 bulan paling tidak bunga bulanannya sekitar 2% per bulan.

Namun, jika menghitung dari simulasinya yang menyebutkan bunga Rp1.5 juta sebesar Rp232.500 dalam 93 hari di keterangan halaman Google Play Storenya, bunga tersebut sama saja 15% per 3 bulan atau 5% per bulannya.

Itulah beberapa kredit online dengan cicilan bulanan yang berasal dari pinjaman online atau fintech serta pinjaman dari lembaga konvensional seperti bank. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. 

By sartika